| Pencetus |
Tulisan |
jionoskb
|
# Postingan: 15 Mar 2008 14:07
Balasan
Apakah ada sertifikasi untuk Pamong Belajar ? kalau ada, apa sama persyaratanya dengan pendidikan formal, kalau ada kapan ! trim
|
euis
|
# Postingan: 17 Mar 2008 09:31
Balasan
anda terlalu banyak berharap ingin gaji dua kali lipat ya.... wah repot sertifikasi akal-akalan lihat saja guru untuk lolos harus banyak ngakal alias berbuat dosa mau ndak..........sampai pensiun
|
trias
|
# Postingan: 18 Mar 2008 11:04
Balasan
walau banyak yang akal akalan ... tapi yang jujur juga banyak kok... jadi perlakuan sama juga perlu... kita khan juga guru....
|
tatang
|
# Postingan: 14 Apr 2008 12:46
Balasan
itu penguasa yg membuat kebijakan harus bersikap b ijaksana , sebab pamongn juga adalah guru, biarb tidak terjadi kecemburuan sosial dan perlu rekan kita ini untuk mendapat penjelasan
|
taufan
|
# Postingan: 24 Apr 2008 12:35
Balasan
sertifikasi bagi pamong belajar itu harus ! cuma agak rumit mungkin ya . kalau sertifikasi guru jelas spesifikasinya misal : guru SD, guru SLTP, guru SLTA. Kalau Pamong yang mengajar bisa di Paket A, Paket B dan Paket C atau di PAUD, Keaksaraan, Kursus, jadi lebih kompleks.
|
uchie
Anggota
|
# Postingan: 17 Jun 2008 18:46
Balasan
wah.. wah wah lama ga update, tambah seru nih... well uchie mo konfirmasi kalau sertifikasi pamong itu memang merupakan amanat juga dari UU no 19 th 2005. Jadi memang sertifikasi merupakan agenda kedepan Dit. PTK-PNF.
|
atik
|
# Postingan: 14 Jul 2008 18:14
Balasan
katanya sih ada untuk pamong paud A1 PAUD dan S1 Psikologi, gtu loch pak jie.....ni pak jiono skb maospati bukan ya? trus bener bu ucie patner bu gunarti ndak? kl benar salam bersua aja.....
|
Patriototie
|
# Postingan: 24 Jul 2008 10:22
Balasan
Sertifikasi Pamong Belajar? tunggu aza tanggal mainnya. Tahun 2008 ini akan ada sertfikasi lembaga dan program . Tenang aja, tak kan lari gunung dikejar, kecuali kalo gunungnya punya kaki yaaaa mbbuuuuh
|
ohle
|
# Postingan: 30 Jul 2008 20:28
Balasan
Kayaknya yang bingung tuh bukan pamong belajar...tapi pemerintah. Entar udah sertifikasi dapet sertifikat profesi.....nach giliran itu pemerintah yang sulit merealisasikan tunjangannya. Jadi...tenang aja...kalo udah rejeki..sampe juga waktunya.
|
ogenjali
|
# Postingan: 1 Agt 2008 14:47
Balasan
dsdf iya juga sih
|
syahdani a
|
# Postingan: 2 Agt 2008 10:13
Balasan
Sertifikasi profesi itu memang perlu amanat undang-undang, tapi yang perlu itu bukan danaya, karenanya oke tunjangan profesi naik tapi yang penting bukan fortofolio yang setumpuk dan seabrek banyaknya itu itu semua bisa direkayasa saja. Tapi yang lebih penting pengawasan, fungsi dan tugas pengawas itu apa ?, penilik tu tugasnya apa. Data fortofolio yang lalu biarlah berlalu yang sedang dalam proses pembelajaran sekarang dan masa depan yang perlu diperketat pengawasannya, fortofolionya diperiksa, rencana pembelajaran (satpel), cara menyampaikan (metode) pemanfaatan bahan ajar lingkungan sekitar, hasil penilaian belajar siswa, raport hasil belajar, bukti soal ulangan harian dan karya-karya lainnya itu yang diperlukan sekarang untuk monitoring dan evaluas siapa tahu guru tidak kerjakan sementara tunjangannya naik berlipat-lipat apa sesuai dengan dana yang dikeluarkan masyarakat alias pemerintah tuh, bukan yang lama-lama itu.
Kayanya yang sertifikasi yang ada buan-buang energi saja, habis dari lulus sertifikasi dapat tunjangan banyak ngajarnya sama aja, tidak ada kemajuan, lihat aja hasil nya (kita bukan tipe orang pesimis). Lihat ada upaya untuk selalu menggolkan kelas III supaya lulus semua dengan cara tidak rasional, bahkan ada punya joki tersembunyi. Karena apa karena kurang pengawasan dari Pengawas dan Penilik nah ini yang perlu ditingkat kinerjanya karena adanya program sertifikasi pemerintah, fortofolionya ya yang ada proses pembelajaran sekarang.
Terima kasih Wasalam
syahdani a
|
uchie
Anggota
|
# Postingan: 19 Agt 2008 10:50
Balasan
halo bu atik, saya bukan partnernya bu gunarti, hanya saya bekerja di Dit. PTK-PNF itu saja
|
jalinus
|
# Postingan: 1 Nop 2008 11:34
Balasan
kita harus bersabar dan berdoa agar pemerintah memperhatikan nasip para pamong belajar yang demikian besar tanggung jawab di negeri ini terhadap pendidikan non formal terutama daerah yang belum terjangkau oleh pendidikan formal
|
abiza
|
# Postingan: 10 Nop 2008 12:41
Balasan
moga-moha tahu depan bisa di mulai sertifikasinya
|
drs. sutomo
|
# Postingan: 27 Nop 2008 12:48
Balasan
yakin aja tahun 2009 insya allah mulai pendaftaran sertifikasi untuk pamong belajar sebab pamong belajar itu pekerjaannya lebih berat dibandingkan dengan guru formal dan sebenarnya pihak central aja yang kurang cepat mengurusi pamong belajar karena mereka lupa bahwa pamong belajar itu adalah guru pamong. O C !
|
imel
|
# Postingan: 27 Nop 2008 12:58
Balasan
Bersabarlah wahai para pamong, semoga yang diharapkan tercapai, tapi pamong koq semuanya dijalanin ya, kalau guru kan jelas bidang studinya. Gimana tuh
|
jono
|
# Postingan: 1 Des 2008 13:56
Balasan
[u][/u]
|
jono
|
# Postingan: 1 Des 2008 13:59
Balasan
kata pak dirjen sih gak jelas kapan direalisasikan
|
Joko Problg
|
# Postingan: 3 Des 2008 10:25
Balasan
Rupanya eksistensi kita sebagai Pamong Belajar masih banyak yang belum memahami. Jangankan orang lain keluarga kita sendiri Depdiknas masih belum juga "mengakui" kita juga sebagai Guru PLS. Makanya Sertifikasi bagi Pamong Belajar "Luput" dari perhatian Pemerintah. Trus gimana enaknya ? Peran FPBI utamanya di tingkat Pusat harus lebih "TAJAM" lagi melakukan Advokasi. Kita semua pastinya dukung demi kebaikan PB ke depan. MERDEKA ....!
|
ocin
|
# Postingan: 11 Des 2008 17:51
Balasan
wewe sertifikasi buat pusing
|
hendry
|
# Postingan: 11 Des 2008 17:53
Balasan
kita buat kesepakatan ja yuk ! buat semua guru hasil srtifikasi buat sekolah lagi !!! demi mutu pendidikan indonesia_
|
Reynold S.
|
# Postingan: 18 Des 2008 16:49
Balasan
taufan Joko Problg
|
yoyo
Anggota
|
# Postingan: 13 Jan 2009 20:37
Balasan
Untuk mendapat pengakuan pendidik yang profesional,memang perlu adanya sertifikasi bagi pendidik.Namun yang utama bagi pendidik adalah meningkatkan kompetensi secara terus menerus tanpa henti .
|