| Pencetus |
Tulisan |
Casmat
|
# Postingan: 7 Des 2007 09:25
Balasan
Rekruitmen PNS di wilayah Pemkab Pekalongan tahun ini diambil dari PTT semua, tidak ada yang melalui test umum. Bagus tuuh. akan tetapi ternyata banyak yang diterima sebagai guru SD berasal dari lulusan/berijazah SMA.
gimana yaa kalo lulusan SMA ngajar anak SD. sebenarnya mau dibawa kemana dunia pendidikan kita ini. Tantangan global jelas tak terelakkan, butuh manusia2 yang bener2 punya komitmen yang kuat, punya kompetensi,expert dibidangnya.
Lha ini ndak..... lulusan SMA kok jadi guru. Bahkan ada yang lulusan Kejar Paket C ..... primen kiye donge aah
|
TIJITIBEH
|
# Postingan: 14 Des 2007 23:26
Balasan
Sak karepku Maaat.....Mat. Rakeno serik kowe...
|
yeyen
|
# Postingan: 27 Mar 2008 11:57
Balasan
lha apa iya klo lulusan sarjana bener2 bisa vngajar? toh banyak yang lulusan sarjana tapi IQ tetep jongkok. sarjana toh itu cuma gelar, ya tho? jangan meremehkan orang yang pendidikan nya cuma lulusan SMA, banyak bukti lulusan pendidikan rendah tapi hasil kerjha jauh lebih baik dari yang sarjana. bisa di buktikan !!
|
bambang harianto
|
# Postingan: 15 Apr 2008 22:13
Balasan
jangan salah lho, predikat sarjana tidakmenjamin mampu mengajar, tapi ingat kecakapan dan skill yang dimiliki perlu perhatian nomor 1
|
Dani Thea
|
# Postingan: 3 Jun 2008 15:23
Balasan
Generasi pada era 80-90 ke bawah notabene guru-guru nya banyak yang lulusan SPG juga toh....SPG kan sederajat dengan SMA.
|
lestari_KP
|
# Postingan: 5 Jun 2008 08:31
Balasan
paling, Om Casmat ni sarjana tapi ga bisa jd PNS, iya Ta?ya sabar aj, tunggu sampe PNS2 yg lu2san SMA itu pada pensiun....lagian ga pa2lah mereka jd PNS,toh perjuangan mereka jg pasti dah lama...kasian ta?soal pengalaman ngajar pasti mereka jg ga kalah dgn yg sarjana.klo dberi kesempatan pasti mereka mau kuliah lagi....untuk ningkatin profesionalisme...
|
JUlz
|
# Postingan: 2 Jul 2008 09:54
Balasan
tolong deh lulusan SMA bisa mendaftar PNS......... Emang kenapa lagi.......Ko' dibatasi....... Emang nya kita ngk punya kemampun toh lulusan SI-DIII belum tentu memiliki kemampuan........ klo ngeliat orang jaman sekarang jangan dari gelar deh,,,,,,,,,, yang dibutuhin buat bangun negar ini sekarang bukan gelar sederet............. Tapi SKILL dan pastinya kelakuan baik.................(perkenalkan LULUSAN SMAN dijakarta th 2008)
|
siiieeessiiiee
|
# Postingan: 27 Jul 2008 21:30
Balasan
ya liat aja nanti, mudah-mudahan tidak menghasilkan produk zaman dulu hehehhehe......lagian sejak kpn SMA ada pelajaran tentang belajar mengajar?????
|
arif
|
# Postingan: 13 Agt 2008 15:11
Balasan
Wah piye lulusan SMA kok jadi guru apaligi STM? bisa-bisa muridnya diajari mbengkel
|
arif
|
# Postingan: 13 Agt 2008 15:14
Balasan
Iya emang skill diperlukan..... tapi apa cukup hanya dengan skill dapat menguasai kelas??? teori juga perlu.... Kalau gini gmana nasib tmn2 yng sudah susah2 menimba ilmu di perguruan tinggi?macul wae ra wis.
|
abuhasan
|
# Postingan: 9 Sep 2008 22:22
Balasan
iya.... sebenarnya teori dan kemampuan keduanya diperlukan dalam menghadapi anak dan menguasai kelas.....
|
Tijitibeh
|
# Postingan: 11 Sep 2008 09:42
Balasan
Buat Dani Thea : Sampeyan gimana to...? Ngerti ndak bedanya SMA dg SPG?
|
bn PLS
|
# Postingan: 22 Sep 2008 14:09
Balasan
mungkin daerah situ gak ada lulusan DII PGSD? hihi.. sibuk mBatik ya
|
lea
|
# Postingan: 21 Okt 2008 10:12
Balasan
hm... salam kenal aj. btw, si tempat saya banyak yang sarjananya sekedar gelar agar bisa ikutan PNS...setelah PNS didapat, kehadiran di kelasnya sekedar memenuhi jam wajib masuknya aj.. miris de...kasian adik2 skrg,,,
|
ragil
|
# Postingan: 22 Okt 2008 19:05
Balasan
wah..wah..kok seru ya
yang pasti, perlu di kaji ulang kalo lulusan sma bisa ngajar e malah diangkat pns..apa ga ada lulusan dari pendidikan... atau dari pgsd.Atau diberi kesempatan buat yang terlanjur diangkat u/ ngelanjutin lagi biar dapat surat izin mengajar...gitu aja kok repot..he..he..
|
wong deso
|
# Postingan: 13 Nop 2008 17:06
Balasan
Apa iki.... Saya punya anak, mau diajar lulusan SD/SMP/SMA/Sarjana terserah siapa yang mengajar asalkan hasil dari pembelajaran itu bisa dibuktikan dan distandarisasikan. Minimal sesuai GBPP yang berlaku, lebih bagus lagi kalau ditambah pengetahuan umum yang berkorelasi pada dunia modern saat ini. Hasil pembelajaran itulah bagi saya yang paling penting, bukan lulusan apakah gurunya.
|
Darno, S.Pd
|
# Postingan: 10 Des 2008 08:33
Balasan
oalah mas..... sampeyan apa ya tahu kalo guru SD sampeayan dulu itu cuma lulusan SPG, ato sekolah pendidikan guru yang stingkat dengan SMA. tapi perlu diketahui mas..... semua guru yang belum memiliki ijazah S1 keguruan, diharuskan kuliah lagi. sekarang guru SD harus S1 atao mempunyai gelar kebanggaan S.Pd. sampeyan ngerti to artine S.Pd ????
jangan-jangan mas casmat ini ngiri ga lulus seleksi CPNS, trus ngomentari yang lulusan paket C. paket C juga banyak yang berhasil, paket C bukan sekolah orang-orang yang bodoh mas..... mengenai guru-guru lulusan SPG/SMA dan yang sederajat ditempat panjenengan, saya yakin mereka diharuskan kuliah lagi menyelesaikan program S1 PGSD.... begitu mas.... semoga sampeyane mengerti....
|
Darno, S.Pd
|
# Postingan: 10 Des 2008 08:42
Balasan
mas Arif.....yang sudah susah2 menimba ilmu di perguruan tinggi juga harus dilihat-lihat dulu ijazahnya....bukan masalah IPK-nya mas, tapi program pendidikan yang diambil dulu. sekarang sarjana S1 bukan dari pendidikan untuk dapat menjadi guru SD,harus kuliah lagi S1 di PGSD/IKIP. hayoooo apa ga bosen.... kalo sampeyan berminat menjadi guru njenengan kuliah S1 PGSD aja mas....
|
Dian Kuswanto
Anggota
|
# Postingan: 23 Des 2008 15:24
Balasan
Mas Casmat, masalah PNS untuk formasi Guru SD berasal dari lulusan/berijazah SMA mungkin lebih baik dikonsultasikan dengan BKD Pemkab Pekalongan. Sedangkan untuk permasalahan layak tidaknya seorang lulusan SMA bahkan lulusan D.II/S.1 PGSD/IKIP menjadi guru SD mungkin kita bisa melihat dari beberapa sisi yang berbeda, diantaranya: 1. Apakah di wilayah tersebut tidak ada atau kekurangan lulusan D.II/S.1 PGSD/IKIP? 2. Apakah lulusan D.II/S.1 PGSD/IKIP yang ada malah mengajar di jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan atau lebih senang berwiraswasta? 3. Sejauh mana peranan LPMP dan P4TK setempat dalam sertifikasi guru? 4. Sejauh mana seluruh lapisan stakeholder melaksanakan 9 Terobosan Kebijakan Pendidikan Nasional? 5. Sejauh mana guru lulusan SMA tersebut menghadapi apa yang anda katakan, yaitu "Tantangan global jelas tak terelakkan, butuh manusia2 yang bener2 punya komitmen yang kuat, punya kompetensi,expert dibidangnya" atau yang lebih dikenal dengan 10 Profesionalitas Guru? Menurut saya yang hanyalah lulusan SD "Marilah Kita Sabar-Sadar-Tahan Kesulitan" mengabdikan diri kita sebagai seorang guru sehingga kita semua bisa menjadi CPnS dan PnS (Calon Pendidik nan Sholih/ah dan Pendidik nan Sholih/ah). Amin... Ya HAADIYU YA FATTAAHU YA 'ALIIM. Terakhir, marilah kita renungkan, siapkan diri dan melaksanakan "EVALUASI PROGRAM DAN CAPAIAN KINERJA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN TH 2005â€"2007 DAN BEBAN TARGET TH 2008 DAN 2009" yang dikeluarkan oleh DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.
|
yoyo
Anggota
|
# Postingan: 13 Jan 2009 22:04
Balasan
Kalau mengacu pada UU Sisdiknas sekarang ,maka guru harus S 1dan kalau mengacu pada aturan sebelumnya ya harus D 2.Dan Kalau Aturan sebelumnya lagi ya.................SPG.Memang kalau lulusan SMA jelas tidak memenuhi syarat untuk mengajar,membimbing ,anak sekolah pada jenjang pendidikan apapun.Kalaupun ada yang mampu melebihi sarjana,jumlahnya tidak banyak.Namun kalau sarjana dianggap sudah memenuhi syarat,walaupun masih harus disertifikasi.Lulusan SMA mengajar anak sekolah dasar sama saja seperti orang yang dapat mengemudikan bis tetapi tidak punya SIM..!Kalau ada operasi Lantas yaaaa..............DITILANG!
|