Banner JugaGuru.Com
 - Forum - Pendaftaran - Balasan - Pencarian - Statistik -
JugaGuru Forum / Information Technology / IT Untuk Pendidikan
. 1 . 2 . >>
Pencetus Tulisan
Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 25 Okt 2007 12:52
Balasan 


Sudah sampai dimanakah perjuangan kita mengintegrasikan IT pada pendidikan ?

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 25 Okt 2007 12:53
Balasan 


Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam untuk semua.

Saat ini perkembangan Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) sudah sedemikian pesatnya, terutama di daerah perkotaan. Seperti kita ketahui bersama, adanya kebijakan dalam rangka mengintegrasikan TIK kedalam pendidikan merupakan suatu terobosan yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Namun, sejauh ini pengembangan TIK masih terkonsentrasi di daerah-daerah perkotaan saja.
Bagaimana dengan daerah-daerah terpencil...?
Bukankah saudara-saudara kita yang didaerah terpencil memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan yang layak.

Kenyataan yang ada saat ini, kita masih mendapati besarnya kesenjangan pendidikan antara daerah-daerah terpencil dibandingkan dengan daerah perkotaan. Banyak faktor yang menyebabkan terjadi kesenjangan ini, salah satunya adalah distribusi guru yang belum merata.
Kondisi ini diperparah dengan tidak sesuainya kualifikasi guru yang mengajar suatu mata pelajaran.

Sebagai contoh, di Pulau Sebesi yang berada di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung, hanya ada satu SD Negeri. Akibatnya, setelah lulus dari SD, secara umum anak-anak usia pendidikan yang berada di pulau tersebut tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain akibat tidak tersedianya SMP dan SMA, faktor lemahnya ekonomi berpengaruh besar terhadap nasib pendidikan anak-anak di pulau tersebut.

Untuk saat ini, keberadaan Paket B yang digulirkan PLS dirasakan cukup membantu, walaupun dirasakan masih banyak kekurangan dan perlu perhatian khusus dari PLS.
Sebagai contoh, keberadaan Tutor yang memberikan materi di Paket B, masih diambil dari Guru SD setempat. Selain itu, ketidaktersediaannya modul-modul belajar dirasakan sangat menghambat proses transfer pengetahuan dari guru kepada peserta didik.

Yang seharusnya menjadi pemikiran kita adalah bagaimana dengan mengintegrasikan Teknologi Informasi & Komunikasi ke dalam pendidikan, kita mampu memperkecil kesenjangan pendidikan yang terjadi antara daerah terpencil dengan daerah perkotaan.

Walaupun tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mewujudkan semua itu, tetapi jika kita tidak pernah mecoba untuk melakukannya kita tidak akan pernah tahu akan kemampuan kita.

Wassalam.

nababan
# Postingan: 26 Okt 2007 06:56
Balasan 


terkait dengan TIK, beberapa SKB dan PKBM di wilayah regional 4 surabaya sudah mencoba mengenalkan TIK kepada warga belajar, paling tidak warga belajar telah tahu (sedikit) tentang cara mengoperasionalkan komputer, juga memanfaatkan hand phone sebagai media tukar informasi proses pembelajaran antara Tutor dengan Pengelola maupun dengan warga belajarnya (memanfaatkan SMS untuk berbagi info, kan HP juga salah satu produk TIK ?)
bahkan warga belajar sekarang pun juga sudah akrap dengan internet, jadi tinggal bagaimana Tutor secara kreatif menyampaikan masalah TIK ini kepada warga belajar (maaf, warga belajar kami akrap dengan internet masih sebatas pada melihat situs porno, situs artis, musik, olahraga dan situs hiburan lainnya)

jadi, ya mengalir sajalah jika nanti pemerintah menganggarkan pengadaan seperangkat TIK kepada masing2 kejar, pasti tambah asyiklah.

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 31 Okt 2007 11:20
Balasan 


Sukses selalu untuk pak Nababan, semoga SKB dan PKBM diwilayah lain dapat mengikuti jejak Bapak.
Saya harap Bapak membuka pintu untuk sharing berbagai informasi tentang pengembangan SKB dan PKBM, khususnya yang terkait dengan TIK.

Harapannya, semua dapat memanfaatkan fasilitas di forum ini untuk saling berbagi.

nindya
# Postingan: 6 Nop 2007 10:24
Balasan 


Saking maraknya isu tentang IT di Indonesia, saat ini di kantor saya sudah punya 3 jaringan internet yang diperoleh dari 3 sumber yang berbeda, namun masih dalam satu lebel: pemerintah. Masing-masing sumber memberikan kami jaringan layanan internet dengan tujuan yang berbeda. Sehingga sekarang di kantor saya ada 3 modem yang dicolokkan di 3 komputer yang berbeda pula.
Kemanfaatannya juga sampai saat ini hanya untuk ngenet...
Pertanyaan saya, apakah tidak bisa dipusatkan pengadaan jaringan seperti itu? Kan lebih ngirit pemerintah.

$
# Postingan: 6 Nop 2007 12:39
Balasan 


alhamdulillah, syukurilah wahai mbak nindya barokah tiga modem sumbangan, jarang lho satu lembaga dapat tiga sekaligus.
pasti ada udang dibalik rempeyek tuh. selamat ngenet lah
slamat berasik-asik dengan dunia luna maya
sementara lembaga lain susah banget cari bantuan, apalagi bannyonya...

Mr X
# Postingan: 6 Nop 2007 19:01
Balasan 


Wah..... Wah..... Wah ...... Hebat kali lho mbak Nindya kita ini. Disaat lembaga yang lain kebingungan untuk dapat bantuan. Mbak Nindya kita malah dapat bertumpuk-tumpuk. Itulah hadiah untuk orang yang berpositif tihingking. "Hadiah dan bantuan dulu baru posistif" atau "pos.... it if" baru dapat hadiah. Kasih tau resepnya donk mBak Nindya

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 13 Nop 2007 09:34
Balasan 


Mbak Nindya, alangkah baiknya jika 3 umber koneksi internet yang dimiliki instansi tempat mbak bekerja di bagikan dengan lingkungan sekitar yang membutuhkan.

taufikns
# Postingan: 24 Nop 2007 17:31
Balasan 


sekarang yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana memafaatkan internet yang sudah terkoneksi?????

Lidia
Anggota
# Postingan: 16 Des 2007 17:56
Balasan 


kira kira sekolah yg sudah terkoneksi d internet d indo udh banyak blon ya /hmm terutama sekolah negeri lho masaak generasi penerus akan gaptek

Profesor
# Postingan: 20 Des 2007 19:33
Balasan 


Tidak gaptek penting gak. Tapi jangan lupa tdk gapral - alias gagap moral. Gitu kan Bu Lidia?

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 21 Des 2007 09:37
Balasan 


Apakah saudara-saudara punya inovasi baru yang terkait dengan bagaimana mengintergrasikan IT dengan pendidikan...?

Mari kita bahas di sini... ?

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 21 Des 2007 09:40
Balasan 


Saat ini, sedang marak membentuk Forum IT untuk PLS... pertanyaannya adalah :
1. Sudah sejauhmana kinerja forum dalam rangka memberikan kontribusi bagi pendidikan non formal...?

2. Inovasi apa yang sudah diberikan, dan apa yang akan kita ciptakan ?
3. Target apa yang akan dihasilkan dari adanya forum ini, dan hingga saat ini sudah sampai mana pencapaiannya ..?

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 21 Des 2007 10:01
Balasan 


ICDL itu makanan apa ya ? :P

wiwin
# Postingan: 22 Des 2007 06:58
Balasan 


ICDL itu mah sebuah konsep dimana nantinya semua lembaga kursus (utamanya kursus komputer) harus memiliki sertifikat ICDL yg bertarap internastional dan yang berhak mengeluarkan adalah Sanggar Kegiatan Belajar, sehingga nantinya lembaga kursus harus di sertifikasi dulu oleh tim ICDL dari SKB.
masalahnya sampai sekarang kelanjutan program itu masih sekedar dibicarakan dalam rapat kerja dan workshop sana sini
jadi tunggu sajalah jawaban yg lengkap tentang ICDL

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 3 Jan 2008 10:48
Balasan 


Bagaimana pemanfaatan ICDL di daerah anda, apakah pemanfaatan ICDL hanya untuk keperluan "cari uang" aja....? kalau memang ICDL akan dimanfaatan untuk keperluan pendidikan, bagaimana mekanisme kerjanya...?

mb_rif
# Postingan: 17 Jan 2008 09:49
Balasan 


Mudah-mudahan ICDl bukan hanya Impian Cuma-cuma Dan Ilang. Soalnya sudah setahun ini aku nunggu kegiatan tersebut benar-benar terlaksana di SKB-SKB yang ditunjuk sebagai ICDL Test Approved Center.
Thank's. walaupun Aq lagi H2C ! :-(

deni
# Postingan: 19 Jan 2008 16:20
Balasan 


kapan ICDLnya dioperasikan dan dibelajarkan oleh tim pusat?

wisnu
# Postingan: 24 Jan 2008 08:59
Balasan 


Mudahan mudahan ICDl bisa dilaksanakan secepatnya, tapi masih banyak yang bingung icdl itu apa, untuk apa, pada siapa ? tolong kalau ada pertemuan jangan kepala skb saja yang dipanggil, kami pelaksana dilapangan juga diikutkan. terima kasih

wiwin
# Postingan: 25 Jan 2008 08:21
Balasan 


aduh maap sodara, pelaksanaan sosialisasi ICDL agak tertunda karena ada terjadi misunderstanding antara direktorat, penyedia/provider, skb dan balai terkait pembayaran pajak.
untuk itu bagi skb yang sudah kebagian perangkat ICDL mohon secepatnya dioperasionalkan (agar disosialisasikan) secara terbatas, sehingga nanti pas pelaksanaan bisa langsung 'ON'

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 1 Peb 2008 09:13
Balasan 


Hingga saat ini program ICDL sudah mulai berjalan diberbagai daerah. Dalam pelaksanaannya ICDL bekerja sama dengan provider lokal di suatu daerah. Terlepas dari bagaimana konteks kerjasama yang terjadi antara "Pusat" dengan SKB/BPKB/BPPLSP & provider internet lokal, selain infrastruktur yang perlu diperhatikan pada tahap awal pengembangan ICDL adalah SDM yang akan men-support terselenggaranya ICDL.
Sekedar masukan, kalau kita perhatikan, di beberapa SKB / BPKB / BPPLSP, komputer dan interkoneksi internet sudah tersedia dengan megahnya. Namun, fasilitas tersebut hampir sepenuhnya dikelola oleh pihak provider internet lokal yang memiliki kerjasama dengan "Pusat" dan SKB/BPKB/BPPLSP.
Dilain sisi, kebutuhan peningkatan kompetensi internal SKB/BPKB/BPPLSP terhadap pengetahuan teknologi informasi belum menjadi skala prioritas dari setiap kebijakan internal SKB/BPKB/BPPLSP. Hal ini berpengaruh terhadap lemahnya kontrol terhadap provider internet yang bekerjasama pada program pengembangan ICDL.
Salah satu kasus yang terjadi adalah, fasilitas ICDL lebih banyak digunakan untuk kepentingan internal provider internet, baik untuk melaksanakan kurusus bahkan bisa jadi, koneksi internet yang dimiliki ICDL "dijual" lagi kepada warnet atau "end user".

Secara ideal seharusnya pengembangan fasilitas dan infrastruktur ICDL seiring sejalan dengan peningkatan kompetensi SDM. Selain itu, analisa kebutuhan serta perencanaan yang baik diharapkan dapat menjadikan ICDL merupakan program yang tidak hanya "sekedar ada proyek".

Semoga dapat menjadi bahan renungan kita semua, mohon maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan.

dwie
# Postingan: 1 Peb 2008 15:15
Balasan 


dah baca berita koran apa belum ?. ternyata di DKI dan Jabar sendiri program pengadaan ICT (ICDL) berbuntut penyidikan oleh pihak kejaksaan dikarenakan adanya misinterpretasi dalam pengadaan dan pembayaran pajaknya. mudah2an pihak BPK, irjen, KPK dan kejaksaan bisa menemukan titik kompromi sehingga para pimpinan kita yang sudah bersusah payah memprogramkan sarpras pendukung pelaksanaan pendidikan luar sekolah tidak dijadikan tertuduh disangka korupsi (menurut berita besarnya dana yg diselewengkan 346 milyar).

kasihan.

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 5 Peb 2008 08:18
Balasan 


Terlepas dari "jatuh bangun" nya masalah pengembangan ICT di Indonesia, kita hanya dapat berdoa semoga masih ada orang-orang yang benar-benar perduli terhadap peningkatan mutu pendidikan. :D

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 6 Peb 2008 10:14
Balasan 


Numpang iklan :D
Anda akan melakukan pengembangan IT dan memerlukan tempat untuk berkonsultasi ?
Kami siap membantu anda...
Hubungi 08156293800
email : dani_ad@windowslive.com

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 12 Peb 2008 09:51
Balasan 


Media pembelajaran merupakan salah satu komponen utama dalam menunjang proses pembelajaran. Menurut anda, bagaimanakah cara menghasilkan media pembelajaran yang bermutu ...?

abdulloh
# Postingan: 19 Mar 2008 17:54
Balasan 


Kutipan dari Wisnu "Mudahan mudahan ICDl bisa dilaksanakan secepatnya, tapi masih banyak yang bingung icdl itu apa, untuk apa, pada siapa ? tolong kalau ada pertemuan jangan kepala skb saja yang dipanggil, kami pelaksana dilapangan juga diikutkan. terima kasih"
saya sangat mendukung hal tersebut

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 21 Mar 2008 15:58
Balasan 


Kebingungan rekan-rekan di SKB merupakan hal wajar. Masalah ICDL nampaknya akan menjadi masalah yang sangat panjangggggggggggggggggggggggggggggg sekali :D

Namun, ada baiknya kita mempersiapkan diri kita masing-masing untuk menyambut kedatangan ICDL ( itupun kalau datang, he..he..he)

Kalau kita perhatikan, ternyata masih banyak diantara kita yang punya nafsu besar tapi gak ada daya :D

Maunya dapet komputer yang paling canggih, tapi begitu datang komputer cuma buat main game :P

Nah, seharusnya pengadaan infrastruktur seiringi sejalan dengan pengembangan SDM. Sehingga infrastruktur yang serba canggih, tidak hanya sekedar menjadi pajangan di kantor - kantor.

Belajarlah mulai dari yang sederhana... kalau gak tau... bertanya...
Adanya forum ini merupakan tempat kita diskusi... manfaatkan dengan sebaik-baiknya...

Adanya komputer di setiap disudut ruang kantor merupakan alat yang diharapkan menunjang pekerjaan kita... So, komputer & internet jangan hanya dijadikan tontonan yang jika rusak hanya didiamkan saja.

Butuh perhatian dari kita semua, mulai dari kepala sampai dengan bawahan yang paling bawah :D

Kalau bawahannya ngotot mau maju, tetapi kepalanya masih seneng dalam "kebodohan", ya... sulit juga untuk bisa maju.

Maaf kalau ada kata-kata yang kasar...

sontoloyo
# Postingan: 24 Mar 2008 12:54
Balasan 


wah.... setuju banget.........! nah sekarang tinggal gimana kita-kita yang ditugaskan untuk mengelola IT/ICDL mau. sebaiknya kita menggali informasi yang lebih dari berbagia media/majalah IT. Tapi ngomongin ICDL saya juga pusing nich..... maklum english saya belepotan. mudah-mudahan ada diklat untuk itu.

fajar
# Postingan: 27 Mar 2008 17:40
Balasan 


bagaimana cara mengajukan usul untuk internet ke Diknas? soalnya saya mengajar di SD dan belum terkoneksi internet.

Dani Jaya Kesuma
Anggota
# Postingan: 30 Mar 2008 11:32
Balasan 


Salam kenal, Bapak ada di daerah mana ?
Coba Bapak hubungi ICT Center yang ada di wilayah Bapak. Biasanya ICT Center berada di SMK atau di Dinas Pendidikan Kab/Kota.

. 1 . 2 . >>
Jawaban Anda
Bold Style  Italic Style  Underlined Style  Image Link  URL Link 

isikan kata kunci dari
gambar disamping»
» Nama  » Password 
Anda bisa masukkan sebatas nickname tanpa password, jika username belum terdaftarkan oleh member lainnya.
 

Dikuati oleh :: online community script miniBB™ © 2001-2008